Support : alikhlastaliwang@gmail.com

EMAIL

alikhlastaliwang@gmail.com

Call Now

0822 354 880 23

POST

  • Home
  • Post
  • 3 In 1 Curriculum, Kado Terindah Milad ke-36 Al-Ikhlas Taliwang
3 In 1 Curriculum, Kado Terindah Milad ke-36 Al-Ikhlas Taliwang
28 Jun

3 In 1 Curriculum, Kado Terindah Milad ke-36 Al-Ikhlas Taliwang

Taliwang - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Taliwang sebagai satu-satunya International Islamic Boarding School (IIBS) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah 36 tahun berkiprah pada pembinaan umat di KSB khususnya. Tepat pada hari Sabtu, 01 Februari 2020 M atau 7 Jumadil Akhir 1441 H, Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang menyelenggarakan acara Milad ke-36. Acara Milad ke-36 tersebut juga menjadi bagian acara perayaan hari lahir Universitas Cordova yang ke-15.


Sebagaimana diketahui bahwa Universitas Cordova dan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang sama-sama didirikan pada tanggal 1 Februari. Yang menjadi pembeda adalah Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang didirikan terlebih dahulu pada tahun 1984 sedangkan Universitas Cordova baru berdiri pada tahun 2005.


Acara Milad tersebut diawali dengan pembacaan kalam ilahi kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku. Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Al-Hamra’ Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang IIBS tersebut dimulai pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah KSB, Bapak H. Abdul Aziz, S.H., M.H., Perwakilan BNI Syariah Cabang KSB, 2 orang pengurus Gaido Tour & Travel, Founder & CEO Gaido Group Bapak H Muhammad Hasan, Kepala Dandim, Kepala Dinas Perhubungan KSB, Wakil Rektor I, II, dan III Universitas Cordova, Mahasiswa, Dosen & Karyawan Universitas Cordova, Santri/ah, ustadz/ah, dan walisantri Pondok Pesantren Al-Ikhlas serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam kegiatan Milad ke-36 Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang, Dr. KH. L. Zulkifli Muhadli, S.H., M.M memberikan sambutan selaku pimpinan pondok sekaligus Rektor Universitas Cordova. Dalam sambutannya, beliau menceritakan sejarah panjang perjalanan dalam mendirikan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang hingga pendirian Universitas Cordova.


“Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang ini hadir sebagai bentuk pertanggungjawaban saya atas amanah yang diberikan oleh KH Zarkasyi untuk membina umat dan membangun peradaban di Kabupaten Sumbawa Barat. Pada pendidikan tingkat tingginya, kami juga tetap berkomitmen dalam membina umat dan membangun peradaban melalui peran Universitas Cordova”, tutur beliau.


Pada acara inti studium general, materi disampaikan langsung oleh H Muhammad Hasan, selaku Founder & CEO Gaido Group. Materi diawali dengan kiat sukses di bisnis syariah yaitu bertaqwa, berkepribadian matang, berilmu mutakhir dan berprestasi, mempunyai rasa kebangsaan dan berwawasan global. Dilanjutkan dengan karakteristik kepemimpinan ideal dan strategi pemasaran produk.


Milad ke-36 ini terasa lebih special, ditandakan dengan lahirnya konsep 3 in 1 Kurikulum, dengan dimasukkannya program tahfidz Al Quran dengan harapan menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki oleh generasi alumni ke depan.


Setelah sebelumnya pada pada tanggal 1 September 2016 Al-Ikhlas Taliwang resmi menjadi pesantren mu’adalah pertama dan satu-satunya di NTB, pada tanggal 29 April 2018 Al-Ikhlas Taliwang kemudian resmi bermitra dengan Tazkia IIBS Malang dalam implementasi Kurikulum Cambridge International. Pada penghujung tahun 2019 tepatnya pada tanggal 15 Desember 2019, alhamdulillah Al-Ikhlas Taliwang resmi menjadi Mitra Yayasan karantina Tahfidz Al Quran Nasional (YKTN), hal ini sebagai penanda lahirnya 3 in 1 Kurikulum yang menjadi kado terindah langkah awal 36 tahun pondok.


Sebagai ponpes Mu’adalah, Al-Ikhlas Taliwang menjadikan Kurikulum KMI Gontor sebagai kiblat utama Pendidikan dan pengajaran. Ponpes Mu’adalah merupakan ponpes yang memiliki kekhasan tersendiri dalam pengembangan kurikulum sesuai dengan kekhasan pesantren, namun disetarakan sengan sekolah umum lainnya meskipun pondok tersebut tidak mengikuti kurikulum Kemdiknas (SD, SMP, SMA) atau Kurikulum (MI, MTS, MA), tetapi alumni Pondok Mu’adalah dapat diterima (diakui) di perguruan tinggi baik dalam negri maupun luar negri tanpa mengikiti ujian nasional. Sejak tahun 2016 Al-Ikhlas Taliwang sudah tidak mengikuti uian nasional dan sudah melahirkan alumninya yang mampu bersaing di berbagai universitas baik di dalam dan luar negri.


Setelah resmi menjadi mitra Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS) Malang, Al-Ikhlas Taliwang kemudian menerapkan Kurikulum Internasional Cambridge di mana pengajaran materi Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains (Biologi, Kimia, Fisika) menggunakan Bahasa Inggris sebagai kata pengantar.


Kurikulum Tahfidz Al Quran diperkuat dengan terjalinnya kerjasama antara Al-Ikhlas Taliwang dengan YKTN sehingga Al-Ikhklas Taliwang resmi menjadi Mitra YKTN ke-90. Dengan penerapan sistem YKTN, seluruh santri diharapkan mempu menghafal Al Quran 30 juz sebelum mereka menjadi alumni dan berkiprah di masyarakat. Kurikulum ini juga ditunjang dengan tercetusnya Metode Tahfidz Rabbani yang masih dalam masa uji coba, sebagai usaha menghafal Al Quran yang mudah dan mengasikkan dengan menghafal nomor dan posisi ayat sekaligus.